1.234 Mahasiswa Baru FITK Ikuti PBAK Fakultas
1.234 Mahasiswa Baru FITK Ikuti PBAK Fakultas

Gedung PPG Bojongsari, BERITA FITK Online – Kamis, (25/08/2022) bertempat di gedung PPG Bojongsari Depok, sebanyak 1.234 (Seribu Dua Ratus Tiga Puluh Empat) mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah mengikuti kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2022.

Acara dihadiri oleh Dekan FITK Dr. Sururin, M.Ag., Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Kadir, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum Dr. Abdul Muin, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Dr. Khalimi, M.Ag., Plt. Kabag TU Iin Marlina, S.E., M.M., Sub. Koordinator Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, Sub. Koordinator Administrasi Umum, dan Kepala Urusan Perpustakaan FITK.

“Alhamdulillah kita patut bersyukur PBAK tahun ini digelar secara luring atau langsung, sehingga saya yakin saudara-saudara serius dalam mengikuti rangkaian acara PBAK ini,” ujar Sururin dalam sambutannya.

Selanjutnya, Sururin menyampaiakan selamat datang dan selamat bergabung dengan kampus pelopor dan fakultas terdepan.

“Saudara perlu mengetahui, FITK merupakan fakultas terbesar di UIN Jakarta, memiliki 18 Prodi. 12 Prodi S1, empat Prodi S2, satu Prodi PPG, dan satu Prodi S3 PAI. Dan kedepan insya Allah kami akan mempersiapkan beberapa Prodi S2,” tambah Sururin.

Lanjut Sururin, pimpinan fakultas berharap, saudara lulus kuliah tepat waktu, yaitu empat tahun (delapan semester). Untuk mewujudkan cita-cita tersebut fakultas dengan Prodi berupaya untuk memeberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa, baik pelayanan akademik maupun non akademik.

“Kami pimpinan fakultas dengan prodi akan mengadakan kegiatan penunjang baik akademik maupun non akademik agar saudara bisa lulus tepat waktu,” jelas Sururin.

Selanjutnya, Ibu kelahiran Bojonegoro itu menyampaikan beberapa pesan dalam sambutan dan pembekalannya.

“Saudara semua diharapkan mampu menjadi civitas akademika yang unggul dalam berbagai hal. Kami ingin menyampaikan bahwa unggul dalam integrasi keilmuan, keislaman, dan keindonesiaan. Ketika dalam integrasi keilmuan, saudara nanti akan dibekali dengan keilmuan sesuai dengan bidangnya masing-masing dengan berbagai model pendekatan dan strategi yang diharapkan saudara mampu memiliki kompetensi 4 K bahkan 6 K,” jelasnya.

“Pertama Kritis, dalam berfikir saudara harus kritis, kritis itu berargumen dengan logis dan mempunyai dasar keilmuan dan setiap memberikan pernyatan selalu cek dan ricek terlebih dahulu. Sikap kritis juga mesti dibarengi dengan solusi yang diberikan. Kedua Komunikatif, saudara harus mampu menyampaikan ide dan gagasan dengan santun dan beretika, tidak frontal dan urakan karena saudara seorang akademisi, tidak hanya komunikasi lisan, melainkan juga tulisan. Ketiga, Kolaboratif, saudara dituntut mampu bekerja sama dengan orang lain, bekerja sama itu butuh latihan. Bagaimana kita bisa menerima kekurangan orang lain dan sebagainya. Selain itu saudara dituntut untuk bisa berkolaborasi untuk menyatukan dan meningkatkan potensi yagn ada di dalam diri saudara, terang Sururin.

“Berikutnya yang keempat adalah Kreatif, saudara dituntut untuk kreatif. Kreativitas ini penting karena ini kemampuan tertinggi seseorang. Orang kreatif akan mampu memecahkan masalah dan memenukan ide-ide baru. Dengan kreativitas insyaallah saudara akan sukses. Selanjutnya yang kelima adalah Karakter, saudara sebagai mahasiswa perguruan tinggi Islam dituntut untuk berakhlak mulia, sebagaimana Rasul diutus ke muka bumi untuk menyempurnakan akhlak yang mulia. Keenam yang terakhir adalah Kesadaran beragama, sebagai mahasiswa fakultas pendidikan dan kampus Islam tentu saudara harus memahami makna sesungguhnya beragama. Beragama yang memahami keberagaman, toleransi, dan menghormati perbedaan,” tambahnya.

Selanjutnya, dalam penjabaran visi FITK, Sururin berharap agar mahasiswa FITK menjadi pribadi unggul, kompetitif, dan profesional.

“Visi FITK yaitu unggul, kompetitif, dan profesional, Sururin menyampaikan mahasiswa FITK haruslah menjadi pribadi unggul, kompetitif, dan profesional. Unggul artinya saudara punya kemampuan dan skill tinggi, kompetitif artinya saudara mampu berdaya saing dengan lulusan kampus lain, dan profesional adalah saudara menguasai disiplin ilmu di mana saudara tempuh,” pungkas Sururin.

Setelah sambutan dekan, acara PBAK FITK 2022 dilanjutkan dengan sambutan sekaligus penyampaian materi kefakultasan oleh seluruh Wakil Dekan, Plt. Kabag TU, dan Kaur Perpustakaan. Secara berururutan, sambutan disampaiakan oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Dr. Kadir, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum Dr. Abdul Muin, M.Pd., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Dr. Khalimi, M.Ag., Plt. Kabag TU Iin Marlina, S.E., M.M., Kepala Urusan Perpustakaan FITK Tajali. (MusAm)