1.540 Guru Peserta PPG Ikuti UP UKMPPG Daljab Batch 3 TUK UIN Jakarta
1.540 Guru Peserta PPG Ikuti UP UKMPPG Daljab Batch 3 TUK UIN Jakarta

Gedung FITK, BERITA FITK Online– Sebanyak 1.540 (seribu lima ratus empat puluh) guru yang berasal dari LPTK se-Indonesia mengikuti Uji Pengetahuan (UP) Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (UKMPPG) Dalam Jabatan Batch 3 di Tempat Uji Kompetensi (TUK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, pada Sabtu, (28/1/2023) secara online melalui aplikaai SEB.

“UP ini dilaksanakan secara online yang diawasi oleh sejumlah pengawas, koordinator pengawas, koordinator IT, dan penyelia di gedung FITK UIN Jakarta. Jumlah peserta UP di TUK UIN Jakarta kali ini sebanyak  1.540 peserta,” ujar Koordinatur UP, Dr. Kadir, M.Pd., saat dimintai keterangan.

Sementara itu saat dimintai keterangan oleh humas FITK, Dr. Abdul Muin, M.Pd., sebagai penanggung jawab UP ini menyampaikan kesiapan dan memastikan segala perangkat yang dibutuhkan telah tersedia dan aman.

“Kami memastikan segala perangkat yang dibutuhkan selama UP berlangsung insyaallah aman, seperti perangkat komputer, jaringan, listrik, genset jika pemadaman lampu terjadi, dan penerapan protokol kesehatan yang ditetapkan panitia nasional semuanya kami penuhi,” jelas Muin sapaan akrabnya.

"Namun  ada sedikit catatan dari saya soal pengawas yang baru. saya lihat sebagian dari mereka masih kebingungan. mungkin ke depan Panita Nasional saat meminta ploting pengawas dari jauh-jauh hari, paling tidak satu minggu," pungkasnya.

Sementara itu, Dr. Zaenul Slam, M.Pd. Kaprodi PPG saat dimintai keterangan menyampaikan, penyelenggaraan UP pada sesi pertama berjalan dengan aman dan lancar.

“Alhamdulillah, sesi pertama pelaksanaan UP batch 3 ini berjalan aman dan lancar tanpa kendala yang berarti. Pengawas ruangan kami tempatkan di beberapa lokasi, di ruang sidang, ruang senat, ruang lab. komputer lantai 2, ruang sekretariat laboratorium fakultas, ruang guru besar, ruang Prodi PAI, ruang dosen PAI, dan teater lantai 3. Itu permintaan dari panitia nasional agar pelaksanaan UP ini tetap mematuhi protokol kesehatan dan tidak berisik saat pelaksanaan pengawasan,” jelasnya.

Sementara itu, Penyelia Nasional Dr. Muhammad Walid dari UIN Malang dalam keterangannya menyampaikan laporan hasil dari cek lokasi mulai dari persiapan hingga saat proses ujian. Menurutnya, secara umum pelaksanaan UP sesi pertama berjalan dengan aman dan lancar.

“Alhamdulillah pelaksanaan UP di TUK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada sesi pertama berjalan dengan lancar dan relatif terkendali, meskipun pada awal-awal ada sejumlah peserta saat masuk aplikasi terjadi kepanikan, karena sebagian dari peserta kesulitan masuk pada aplikasi SEB. Namun, dengan kesigapan para pengawas dan panitia di sini, alhamdulillah kendala teknis tersebut bisa segera diatasi,” ujarnya.

“Ada sejumlah kasus menarik di TUK UIN Jakarta ini, yaitu ada 2 peserta yang di awal gagal masuk ke sistem. Pengawas saya lihat dengan sabar menuntunnya lewat chat WA ma pun telepon. Kasus satu lagi yaitu ada mahasiswa di hari pelaksanaan UP tiba-tiba mengundurkan diri dengan alasan sertifikat dosennya telah terbit. Nanti akan kami masukkan ke laporan yang akan dikirimkan ke panitia nasional,” pungkas Wakil Dekan Bidang Akademik FITK UIN Malang itu.

Senada dengan yang disampaikan rekannya, Dr. Hazrullah, M.Pd., penyelia dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh  menyampaikan optimismenya pelaksanaan UP yang diselenggarakan di TUK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berjalan lancar. Ia menambahkan, fasilitas dan perangkat pendukung lengkap dan siap digunakan.

“Kami cek semua fasilitas dan perangkat pendukung di sini lengkap sekali dan dalam keadaan siap digunakan, meskipun ada sejumlah kabel (LAN) yang sdikit berserakan. Kami paham itu dikarenakan untuk penambah daya internet dan kesetabilan jaringan. Kami optimistis pelaksanaan UP di sini insyaallah berjalan lancar dan sukses,” jelas Mantan Ketua Prodi PPG UIN Ar-Raniry Banda Aceh itu.

Sementara itu, Dr. Dewi Warna, M.Pd. berharap pelaksanaan UP sesi kedua akan berjalan lebih baik lagi, mengingat saat pelaksanaan UP sesi pertama sudah cukup baik dan terkendali.

“Kami berharap pelaksanaan UP sesi kedua akan berjalan lebih kondusif dan lebih baik lagi, karena kami melihat pelaksanaan UP sesi pertama cukup baik dan terkendali. Meskipun ada beberapa catatan dari kami untuk perbaikan ke depannya. Misalnya, baiknya ada terdapat ruangan khusus untuk pengawas di satu tempat, seperti ruang guru besar di lantai 3 itu, sehingga memudahkan kami dalam pengawasan,” jelasnya.

“Terima kasih untuk semua panitia dari TUK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang telah bekerja keras untuk kesuksesan pelaksanaan UP hari ini. Mudah-mudahan kita diberikan kekuatan dan kesehatan,” pungkas Dosen Pendidikan Bahasa Inggris UIN Palembang itu. (MusAm)