Dalam Rangka Usulan Pembukaan S2 PGMI, Tim Penyusun Borang dan Pimpinan FITK Gelar Rapat Penyamaan Persepsi
Dalam Rangka Usulan Pembukaan S2 PGMI, Tim Penyusun Borang dan Pimpinan FITK Gelar Rapat Penyamaan Persepsi

Gedung FITK, BERITA FITK Online– Rabu, (23/2/2022) tim penyusun borang usulan pembukaan S2 PGMI menggelar rapat penyamaan pesrsepsi bersama pimpinan fakultas. Acara tersebut bertempat di ruang sidang lantai 2 fakultas.

Hadir dalam acara tersebut tim penyusun borang usulan pembukaan S2 PGMI di antaranya Dr. Fauzan, M.A., (Ketua Tim), Dr. Asep Ediana Latip, M.Pd., (Kaprodi PGMI), Dr. Takiddin, M.Pd., (Anggota Tim), Dr. M. Khairan, M.Pd., (Anggota Tim), Kaur Perpustakaan FITK, Tajali, dan sejumlah tim penyusun borang yang berasal dari mahasiswa. Sementara dari pimpinan fakultas hadir Dekan, Dr. Sururin, M.Ag., Wadek I, Dr. Kadir, M.Pd., dan Kabag TU, Drs. Edy Suandi.

Acara ini merupakan rangkaian dari proses persiapan pembukaan Prodi S2 PGMI yang dalam waktu tiga bulan terakhir (sesuai dengan SK Dekan tentang Tim Pengembang Program S2 PGMI tertanggal 11 November 2021) bekerja keras menyusun borang usulannya tersebut.

“Saya senang sekali membaca progres yang disampaikan PGMI semoga saja tuntas dan segera bisa di-submit. Saya menyambut baik dan berterima kasih atas progres penyusunan proposal program studi baru Magister PGMI,” ujar Sururin dalam sambutannya.

“Bapak/Ibu, di berbagai kesempatan saya selalu menyampaikan bahwa kami fokus pada peningkatan jenjang prodi, prodi S1 kita naikkan menjadi S2, dan prodi S2 kita usulkan menjadi S3. Itu fokus kami saat ini,” tegasnya.

Sementara itu, Fauzan selaku ketua tim menyampaikan progres borang ajuan S2 PGMI yang telah disusun dengan timnya. Menurut Fauzan, proposal usulan S2 PGMI telah rampung disusun dan siap di-submit. “Kami rasa proposal usulan S2 PGMI telah usai kami susun dan siap untuk di-submit ke BAN-PT, namun begitu tim juga terlebih dahulu perlu melaporkan kepada Bu Dekan dan pimpinan lain agar ada masukan-masukan yang bersifat konstruktif,” ungkap dosen PGMI dan juga asesor BAN-PT itu.

Fauzan menambahkan, ada sejumlah kekuatan dan distingsi Prodi S2 PGMI yang ia dan timnya susun dibanding dengan S2 PGMI yang sudah ada di sejumlah PTKIN. “Sebenarnya borang ini sudah tiga tahun lalu saya susun, tetapi nomenklatur yang ada di Kementerian Agama itu hanya ada S2 PGMI, tidak ada Pendidikan Dasar Islam. Kita ingin membuka Prodi S2 Pendidikan Dasar tetapi yang punya nuansa keislaman yang sangat kuat di situ. Jadi, ada integrasi keislaman yang harus dibangun. Tetapi keilmuan yang mau dibidik adalah keilmuan yang mengarah ke pendidikan dasar bukan dicampur aduk dengan kependidikan agama Islam seperti yang ada di S2 PGMI yang ada di beberapa PTKIN, sebut saja di Yogyakarta dan Malang itu kekhasan PAI-nya masih sangat kental, padahal kalau saya bilang itu pendidikan dasar. Kami sebenarnya ingin fokus seperti yang dilakukan kawan-kawan UNJ, UPI, UM, UNM dan lainnya yang membuka Magister Pendidikan Dasar yang memang fokus pada kekuatan rumpun lima mata pelajaran,” jelas Bapak kelahiran Sliyeg, Indramayu ini.

Ia melanjutkan, “Perbedaan mendasar dari S2 PGMI FITK UIN Jakarta itu dititikberatkan pada pengembangan keilmuan Pendidikan Dasar (Pendas), bukan PAI. Saya kira kalau ada yang berfikir S2 PGMI itu ada PAI nya, saya kira agak keliru sebagaimana yang dikembangkan pada universitas yang saya sampaikan di atas tadi. Tapi kami belum menampilkan Magister Pendidikan Dasar yang berada di luar negeri karena yang kami jadikan benchmarking itu masih di konteks Indonesia dan kami hanya membandingkan S2 PGMI yang ada di PTKIN dan di kampus umum,” tukas ayah tiga anak ini.

Sebagai informasi, tim pengembang Prodi S2 PGMI ini resmi dibentuk oleh Dekan FITK pada 11 November 2021 dengan susunan sebagai berikut:

Penanggung Jawab:
  1. Dr. Sururin, M.Ag.
  2. Dr. Kadir, M.Pd.
  3. Dr. Abdul Muin, M.Pd.
  4. Dr. Khalimi, M.Ag.

Kaprodi PGMI  : Dr. Asep Ediana Latip, M.Pd. Ketua              : Dr. Fauzan, M.A. Anggota          :

1. Dr. Siti Masyithoh, M.Pd. 2. Dr. Takiddin, M.Pd. 3. Dr. M. Khairan, M.Pd. 4. Dr. Fidrayani, M.Pd. 5. Dr. Lu’luil Maknun, M.Pd. 6. Dindin Ridwanudin, M.Pd.

(MusAm)