HMPS Manajemen Pendidikan UIN Jakarta Tayangkan Podcast Denah MP Episode 1 Bertema "Langkah Kecil Pendidikan, Dampak Besar untuk Masa Depan"
HMPS Manajemen Pendidikan UIN Jakarta Tayangkan Podcast Denah MP Episode 1 Bertema "Langkah Kecil Pendidikan, Dampak Besar untuk Masa Depan"
Tangerang Selatan — Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Pendidikan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta melalui Departemen Kajian dan Aksi Strategis resmi menayangkan Podcast Denah MP Episode 1 bertema "Langkah Kecil Pendidikan, Dampak Besar untuk Masa Depan" pada 22, Mei 2026. Podcast perdana ini dipandu oleh Muammar Iksan Firdaus dan menghadirkan Dr. Suhardi, M.Ag., dosen Program Studi Manajemen Pendidikan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, sebagai narasumber utama.

Denah MP merupakan singkatan dari Diskusi, Edukasi, Narasi, dan Arah Harapan Manajemen Pendidikan, yaitu sebuah ruang diskusi yang dirancang untuk menghadirkan berbagai perspektif dari dunia pendidikan sekaligus menjadi wadah bertukar gagasan bagi mahasiswa. Pada episode perdananya, podcast ini membahas tiga isu utama: sistem dan tantangan mutu pendidikan di Indonesia, dampak digitalisasi dan kecerdasan buatan terhadap pembelajaran, serta peran dan kesadaran mahasiswa Manajemen Pendidikan dalam berkontribusi bagi kemajuan pendidikan.
Muammar Iksan Firdaus selaku host membuka episode ini dengan pertanyaan yang menjadi benang merah diskusi.
"Pendidikan sering disebut sebagai kunci masa depan. Tapi sejauh mana mahasiswa memiliki kesadaran untuk ikut berkontribusi dalam memperbaikinya?" ujarnya di pembuka episode.
Sebagai narasumber episode perdana, Dr. Suhardi, M.Ag. membawa pengalaman panjang di dunia pendidikan. Sebelum bergabung sebagai dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta empat tahun lalu, beliau mengabdi sebagai guru sejak 1997, menjabat kepala sekolah selama kurang lebih 14 tahun di Kota dan Kabupaten Tangerang Selatan, serta pernah menjadi Kepala Seksi Pendidikan Madrasah di Kantor Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan.
Dalam diskusi, Dr. Suhardi menegaskan bahwa perubahan kurikulum dari KTSP, Kurikulum 2013, hingga Kurikulum Merdeka bukan sesuatu yang perlu dipersoalkan, melainkan sebuah keniscayaan.
"Perubahan kurikulum itu adalah sebuah keharusan. Di zaman informasi yang serba terbuka, kita memerlukan kurikulum yang memberikan kemerdekaan, fleksibilitas, mendorong sinergi, dan mendorong inovasi," jelasnya.
Ia juga meluruskan pemahaman tentang deep learning yang kerap disalahartikan sebagai kurikulum baru.
"Deep learning itu bukan kurikulum. Deep learning itu adalah pendekatan pembelajaran. Diharapkan dengan pembelajaran mendalam, anak-anak tidak hanya berada pada low order thinking, tapi sudah sampai pada high order thinking, yakni bisa menganalisis, mengevaluasi, dan berinovasi," paparnya.
Memasuki pembahasan tentang tantangan era digital, Dr. Suhardi menyoroti ketergantungan mahasiswa terhadap kecerdasan buatan dalam proses pembelajaran. Menurutnya, AI seharusnya menjadi alat bantu berpikir, bukan pengganti berpikir.
"Kemajuan AI itu adalah sebuah keberkahan. Tetapi kita tidak bisa menyerahkan semuanya kepada AI. Yang diperlukan bagi mahasiswa adalah kemampuan iterasi, bukan hanya literasi. Iterasi artinya merespons kembali apa yang ditawarkan AI ketika tidak sesuai, sampai menemukan jawaban yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.
Pada segmen kesadaran mahasiswa, Dr. Suhardi mendorong mahasiswa Manajemen Pendidikan untuk membangun tanggung jawab intelektual sejak dini.
"Mahasiswa harus paham bahwa dirinya punya tanggung jawab moral dan tanggung jawab intelektual terhadap dunia pendidikan. Kuliah itu harus bertujuan, punya visi dan impian, bukan sekadar masuk lalu pulang," katanya.
Menutup sesi diskusi, Dr. Suhardi menyampaikan harapannya agar Podcast Denah MP terus berlanjut di episode-episode berikutnya.
"Saya berharap ini bukan yang pertama dan terakhir. Forum seperti ini bisa digunakan mahasiswa untuk mengembangkan kepedulian sekaligus sikap kritis terhadap pendidikan, khususnya dalam perspektif manajemen," pesannya.
HMPS Manajemen Pendidikan UIN Jakarta berkomitmen untuk terus menghadirkan episode-episode berikutnya dengan narasumber dan tema yang relevan bagi mahasiswa maupun masyarakat luas.