Madrasah Fest 2023 Resmi Ditutup, 72 Pemenang Dapatkan Total Hadiah Rp370 Juta-Golden Ticket Masuk UIN Jakarta Tanpa Test
Tangerang Selatan, BERITA FITK Online- Sebanyak 72 siswa tampil sebagai pemenang pada ajang Festival Madrasah 2023 yang diumumkan pada Malam Puncak Madrasah Fest 2023 di Hotel Atria Gading Serpong, Tangerang Selatan (12/8/2023).
Madrasah Fest adalah olimpiade madrasah se-Indonesia dalam bidang Al-Qur'an, hadis, kitab klasik, dan seni keislaman. Gelaran ini adalah yang pertama kali diadakan, hasil kerja sama Direktorat KSKK Madrasah Kemenag dengan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Di antara pemenang adalah Fayhaq Ridallah sebagai juara 1 Memorizing Al-Qur'an 30 Juz, Muhammad Syahrul Ibad sebagai juara 1 Reading Islamic Turats, Abriel Farih Alfatih sebagai juara 1 Studeny Chef, Panji Dwi Agustian sebagai juara 1 Creative Design Fest, dan Roufian Maulana Ghifari sebagai juara 1 Reciting Holy Qur'an.
Para juara mendapatkan hadiah total Rp370 juta dan mendapatkan Golden Ticket kesempatan kuliah di seluruh prodi pada FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tanpa tes (jalur SPMB mandiri prestasi).
Dekan FITK UIN Jakarta, Siti Nurul Azkiyah menyampaikan kegembiraannya atas terselenggaranya gelaran Madrasah Festival 2023. Ia berharap, para peserta dan pemenang dapat melanjutkan kuliah di FITK UIN Jakarta.
“FITK UIN Jakarta sangat senang dengan terselenggaranya Madrasah Fest 2023 ini, menurut saya acaranya sangat meriah dan sukses. Dengan kegiatan ini, saya berharap mendapatkan bibit-bibit unggul madrasah untuk berkuliah di FITK. Ini merupakan upaya afirmasi positif yang diberikan FITK sebagai institusi di bawah Kementerian Agama untuk menjadi pilihan studi siswa-siswa madrasah terbaik se-Indonesia,” jelas Siti Nurul Azkiyah.
Ketua panitia, Salamah Agung melaporkan, Madrasah Fest 2023 diikuti 817 peserta dari 34 provinsi di Indonesia. Para peserta terdiri atas 508 Madrasah Aliyah (MA), 227 Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan 82 siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI).
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja sama ini juga menerangkan terdapat total 10 mata lomba utama yaitu, Memorizing Holy Qur’an (hafalan Al-Qur'an), Explaining Holy Qur’an (pemahaman Al-Qur'an), Memorizing Hadith (hafalan hadis), Reading Islamic Turats (membaca kitab klasik), dan Islamic Issues Debate Contest (debat keislaman). Lima kompetisi ini digelar secara daring dan finalnya digelar secara luring.
“Kemudian ada Reciting Holy Qur’an (tilawah Al-Qur'an), Voice of Arabic (bahasa Arab), Student Chef (memasak), Calligraphy Fest (seni kaligrafi), dan Creative Design Fest (festival desain),” terang Salamah Agung.
Diketahui, untuk lima lomba utama, babak penyisihan digelar secara online pada 24-27 Juli 2023. Selanjutnya, babak final digelar offline mulai Kamis-Sabtu, 10-12 Agustus 2023 bertempat di Hotel Atria Gading Serpong, Tangerang Selatan.
Dikutip dari laman resmi pendis.kemenag.go.id, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, M. Ali Ramdhani mengungkapkan, Madrasah Fest 2023 didesain untuk menajamkan potensi anak madrasah dalam intelektualitas, kecerdasan emosionsl, kecerdasan fisik, dan kecerdasan spiritual.
"Pendidikan itu pada dasarnya memaksimalkan sisi khas manusia. Maka kompetisi ini sejatinya adalah wadah untuk itu," ungkapnya dalam pidato penutupan acara, (12/8/2023).
Pendidikan madrasah memiliki tanggung jawab memaksimalkan kecerdasan sains dan spiritual secara maksimal. Mata lomba yang dipertandingkan, mulai hafalan Al-Qur'an, pemahaman, debat, baca kitab klasik, desain, dan kaligrafi adalah manifestasi segala potensi yang ada di anak madrasah.
"Saya senang anak didik kami sudah masuk ruang-ruang ini semua. Mereka tidak terlahir hebat tetapi mereka bertumbuh dengan hebat. Acara ini memberikan apresiasi dan memberi suasana kompetisi yang sehat," tambah Ali Ramdhani.
Madrasah Fest 2023 dilaksanakan dalam rangka membumikan nilai-nilai keagamaan pada siswa madrasah. Di era digital yang disruptif, Kemenag-FITK UIN Jakarta berupaya menjaga keilmuan keagamaan Islam yang saat ini eksis bersama ilmu sains dan sosial. (MusAm)
