Muthiah Afifah, Mahasiswa PBI FITK UIN Jakarta Terpilih Sebagai Duta Pemberdayaan Perempuan Indonesia 2022
Gedung FITK, BERITA FITK Online– Muthiah Afifah, Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Jakarta terpilih sebagai Duta Pemberdayaan Perempuan Kategori "The Best Traditional Costume". Acara grand final tersebut diselenggararakan di Amaroosa Hotel, Bandung pada tanggal 29 Juni-2 Juli 2022.
Sebagai tambahan informasi, sebelumnya Muthiah Afifah dan rekannya Suci Amaliyah yang juga mahasiswa PBI telah meraih penghargaan 1st Runner Up Puteri Pendidikan Banten dan Kategori Intelegensia Puteri Pendidikan Banten di ajang Putra-Putri Pendidikan Banten yang bertempat di Gedung DPRD Provinsi Banten, (26/2/2022).
Acara Duta Pemberdayaan Perempuan merupakan kelanjutan dari ajang Putra-Putri Pendidikan Banten yang sebelumnya ia ikuti. Oleh karen itu Regional Director Duta Pendidikan Banten langsung menunjuk Muthi sebagai perwakilan Banten dalam ajang Puteri Pemberdayaan Perempuan Banten untuk maju ke tingkat nasional.
Menurut informasi dari Muthia, kegiatan tersebut diikuti peserta dari seluruh provinsi di Indonesia. Dari setiap provinsi diambil 10 finalis untuk maju di tingkat nasional.
Dalam ajang tersebut berfokus kepada kesejahteraan dan kesetaraan gender untuk perempuan. Ke depannya setelah dinobatkan sebagai Duta Pemberdayaan Perempuan Indonesia ia dan teman-teman lainnya akan mengadakan Advokasi terkait perempuan dan bergerak dalam bidang pemberdayaan perempuan baik di daerah asal maupun di Indonesia.
“Banyak sekali pengalaman yang saya dapatkan di sini. Bertemu dengan orang-orang di seluruh Indonesia tentunya menjadi suatu momen yang langka yang bisa saya dapatkan. Mereka semua sangat hebat dan saya dapat mengambil banyak pengalaman dan pembelajaran dari teman-teman yang mengikuti ajang ini sebagai finalis,” terang Muthi saat diwawancari kontributor FITK.
Ia kemudian menyampaikan proses yang cukup panjang untuk berada di fase itu.
“Kesan yang paling saya ingat yakni persiapan yang cukup panjang, kegiatan yang padat dan waktu yang lumayan singkat membuat saya dan teman-teman lainnya harus mengerahkan tenaga agar maksimal dalam setiap penampilan di ajang nasional ini,” jelas anak kedua dari pasangan Bapak Andri Adang dan Ibu Desniati itu. (MusAm)


