Tingkatkan Kualitas Lulusan Magister FITK Jalin Kerja Sama Melalui Program Student Mobility Internasional

BERITA FITK Online- Pada hari Rabu 26 Juli 2023 Magister FITK yang terdiri dari Magister Pendidikan Agama Islam, Magister Pendidikan Bahasa Arab, Magister Pendidikan Bahasa Inggris, dan Magister Manajemen Pendidikan Islam mengadakan rapat kedua persiapan program Student Mobility yang akan diadakan antara dua negara yaitu Indonesia-Malaysia. Adapun tujuan student mobility ini adalah untuk melanjutkan kerja sama antara UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan Universiti Sultan Azlan Syah Kuala Kangsar Perak Malaysia.
Dalam rapat yang dihadiri oleh para pengarah program dari Universiti Sultan Azlan Syah Kuala Kangsar Perak Malaysia diantaranya Dr. Mohammad Ahsani, Puan Haiza Hayati, Dr. Kamaruddin, dan Dr. Afakhraz. Perwakilan FITK dihadiri oleh ketua program studi Pendidikan Agama Islam Dr. Erba Rozalina Yulianti, M.Ag., Sekretaris Program studi Pendidikan Bahasa Inggris Dr. Wahyunengsih, M,Pd, dan Wakil Dekan Bidang Kerja sama Salamah Agung, M.A, Ph.D. Dalam rapat persiapan kedua ini, mahasiswa yang akan mengikuti program juga diminta hadir untuk mendengar pemaparan program yang ditawarkan oleh pihak USAS.
Adapun agenda pembahasan menghasilkan perencanaan waktu program yang akan dilaksanakan pada awal Oktober hingga awal November 2023. Pihak UIN Syarif Hidayatullah sudah wajib mengirimkan data-data mahasiswa magister yang akan mengikuti program selambat-lambatnya Agustus 2023. Selain itu juga dilakukan negosiasi perizinan dan biaya yang perlu dibayarkan oleh peserta selama program yang estimasi awal mencapai kurang lebih 1.000 ringgit Malaysia atau sekitar empat juta rupiah untuk biaya visa dan cek kesehatan. Sedangkan pihak USAS memberikan pelayanan uang kuliah gratis dan juga asrama mahasiswa selama berada di Perak.
Selain itu, pihak USAS juga merancang program di luar perkuliahan yang dapat diikuti oleh mahasiswa pada saat mengikuti program seperti, sit in program, pentas pertukaran budaya, kunjungan ke museum dan pusat-pusat kebudayaan, diskusi dan program ekstrakurikuler dengan mahasiswa internasional dari negara lain, dan kunjungan wisata ke tempat-teman penting di sekitaran Perak.
Out put dari kegiatan ini, selain penyelesaian satu mata kuliah yang diasuh oleh USAS, juga diharapkan dapat meningkatkan pengalaman akademik mahasiswa untuk tampil menyampaikan hasil riset mereka pada level internasional baik dalam bentuk presentasi pada seminar atau conference maupun dalam bentuk karya tulis yang layak dipublikasikan.
Program ini juga merupakan Upaya FITK untuk melaksanakan amanat kurikulum Merdeka dengan memberikan kesempatan mahasiswa aktif memiliki pengalaman di luar kampus berskala internasional. Selain itu kebebasan untuk memiliki akses Pendidikan dari berbagai instansi diluar UIN Jakarta akan meningkatkan wawasan teoritis dan empiris mahasiswa dari berbagai perspektif.
Selanjutnya, pihak magister akan melakukan pendataan mahasiswa peserta program Student Mobility ini pada masing-masing prodi di magister. Tercatat telah 11 mahasiswa MPAI yang mendaftar dan 2 orang MPBI yang berencana mengikuti program ini. Selain itu, perlu dilakukan pembaharuan MoA dengan pihak USAS sebelum program dimulai di Oktober mendatang. (Wahyunengsih)
