UIN Jakarta Gelar Pembukaan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi Pendidikan Agama Islam S1
UIN Jakarta Gelar Pembukaan Asesmen Lapangan Akreditasi
Program Studi Pendidikan Agama Islam S1

Gedung FITK, BERITA FITK Online—Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar pembukaan asesmen lapangan akreditasi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang Sarjana (S1), Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi program studi untuk mengevaluasi capaian, memperkuat tata kelola akademik, serta memastikan keberlanjutan peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Kegiatan pembukaan dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi, S.Ag., S.H., M.H., M.A. tim asesor, Prof. Dr. Abdul Rohman, M.Ag. dan Dr. Akhmad Rifa’i, M.Phil. Ketua LPM Prof. Khamami Zada, M.A. pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta para pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Prof. Ahmad Tholabi menegaskan bahwa asesmen lapangan merupakan bagian penting dari upaya perguruan tinggi dalam menjaga dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan. Menurutnya, proses ini tidak hanya berorientasi pada penilaian dokumen, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperoleh masukan konstruktif bagi pengembangan institusi.
“Asesmen lapangan bukan semata-mata proses penilaian, melainkan juga ruang kemitraan untuk berbagi pengalaman, memperoleh masukan, dan mendorong perbaikan mutu secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh unsur program studi untuk mendukung pelaksanaan asesmen dengan menyiapkan data dan dokumen secara komprehensif, memberikan penjelasan yang akurat, serta membangun komunikasi terbuka dengan tim asesor. Dukungan seluruh sivitas akademika dinilai penting agar proses asesmen berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan program studi.
Asesor Tekankan Keterbukaan dan Penguatan Mutu
Asesor, Prof. Dr. Abdul Rohman, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kesiapan sivitas akademika FITK UIN Jakarta dalam menyelenggarakan asesmen lapangan. Ia menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak agar proses asesmen dapat berjalan efektif dan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas program studi.

“Kami hadir tidak hanya untuk melakukan penilaian, tetapi juga untuk bersilaturahmi, berbagi pengalaman, dan bersama-sama mendorong peningkatan mutu pendidikan,” ungkapnya.
Menurutnya, asesmen lapangan merupakan kesempatan bagi perguruan tinggi untuk melihat kembali berbagai capaian yang telah diraih sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang masih perlu dikembangkan. Keterbukaan dalam menyampaikan informasi dan dukungan aktif seluruh unsur program studi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.

Sementara itu, asesor Dr. Akhmad Rifa’i, M.Phil., menyoroti pentingnya kesiapan dokumen evaluasi dan kesesuaian antara data yang disampaikan dengan kondisi nyata di lapangan. Dokumen Laporan Evaluasi Diri (LED) dan Laporan Kinerja Program Studi (LKPS) menjadi bagian penting dalam proses penelaahan sebelum dan selama asesmen berlangsung.
“Kesesuaian antara dokumen evaluasi, data kinerja, dan kondisi nyata di lapangan menjadi hal penting dalam asesmen. Karena itu, keterbukaan dan kesiapan seluruh unsur program studi sangat diperlukan,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kesiapan tim program studi dalam mempersiapkan berbagai aspek yang menjadi perhatian asesor. Proses asesmen diharapkan berlangsung secara konstruktif melalui diskusi, klarifikasi data, serta pertukaran pandangan untuk mendukung pengembangan mutu akademik.
Momentum Evaluasi dan Pengembangan Program Studi
Pelaksanaan asesmen lapangan menjadi kesempatan bagi Program Studi Pendidikan Agama Islam FITK UIN Jakarta untuk meninjau berbagai aspek penyelenggaraan pendidikan, mulai dari tata kelola program studi, proses pembelajaran, sumber daya manusia, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga keterlibatan mahasiswa dan pemangku kepentingan.
Melalui tahapan asesmen, program studi diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih komprehensif mengenai kekuatan, tantangan, serta peluang pengembangan yang dapat ditindaklanjuti dalam rencana peningkatan mutu.
Keterlibatan pimpinan fakultas, pengelola program studi, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, dan pemangku kepentingan lainnya juga menjadi bagian penting dalam memberikan informasi mengenai pelaksanaan pendidikan dan dampak program studi terhadap masyarakat.
Bagi FITK UIN Jakarta, asesmen lapangan tidak sekadar menjadi tahapan dalam proses akreditasi, tetapi juga bagian dari komitmen institusi untuk membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Evaluasi yang dilakukan secara terbuka dan sistematis diharapkan mampu memperkuat kualitas layanan akademik, meningkatkan relevansi pembelajaran, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan ini, FITK UIN Jakarta berharap Program Studi Pendidikan Agama Islam S1 terus berkembang sebagai program studi yang adaptif, unggul, dan responsif terhadap kebutuhan pendidikan serta tantangan masyarakat. Seluruh rangkaian asesmen diharapkan berjalan lancar dan menghasilkan rekomendasi yang dapat menjadi pijakan bagi penguatan mutu akademik pada masa mendatang. (AM)
