Workshop Manajemen Referensi Digital Menggunakan Mendeley untuk Peningkatan Kualitas Karya Ilmiah.
Magister Pendidikan Agama Islam Gelar Workshop Manajemen Referensi Digital Menggunakan Mendeley untuk Peningkatan Kualitas Karya Ilmiah.
Gedung FITK, BERITA FITK Online— Jakarta, 25 Juni 2026 — Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyelenggarakan Workshop Manajemen Referensi Digital Menggunakan Mendeley pada Kamis, 25 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teater Pro. Mahmud Yunus (FITK - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kompetensi akademik mahasiswa dalam pengelolaan referensi ilmiah secara digital, sekaligus mendorong peningkatan kualitas karya tulis ilmiah di lingkungan Prodi PAI FITK UIN Jakarta.

Workshop ini dihadiri oleh mahasiswa lintas jenjang S1, S2, dan S3, serta para dosen di lingkungan Program Studi Pendidikan Agama Islam FITK UIN Jakarta. Turut hadir Bapak Imam Thobroni, S.E., Kabag. Tata Usaha FITK UIN Jakarta, Dr. Erba Rozalina Yulianti, M.Ag., Ketua Program Studi MPAI, Toto Edidarmo, M.A., Sekretaris Program Studi MPAI, sebagai wujud dukungan pimpinan prodi terhadap program peningkatan kapasitas akademik mahasiswa.
Kaprodi MPAI Tekankan Pentingnya Literasi Referensi Digital
Ketua Program Studi MPAI FITK UIN Jakarta, Dr. Erba Rozalina Yulianti, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini serta menegaskan pentingnya kemampuan manajemen referensi digital bagi mahasiswa saat ini.
“Mendeley diharapkan dapat menjadi alat bantu yang nyata bagi mahasiswa dalam mengelola referensi, menyusun sitasi, serta meningkatkan kualitas karya ilmiah yang mereka hasilkan. Kemampuan ini bukan sekadar keterampilan teknis, melainkan bagian dari standar kompetensi akademik yang harus dikuasai,” ujarnya.
Sambutan dan pembukaan resmi disampaikan oleh Imam Thobroni, S.E., Kepala Bagian Tata Usaha FITK, yang mewakili Dekan FITK UIN Jakarta. Beliau menekankan bahwa literasi digital dan penguasaan teknologi akademik kini telah menjadi kebutuhan mendasar, bukan lagi sekadar pelengkap bagi setiap civitas akademika perguruan tinggi. Kegiatan kemudian dibuka secara resmi.

Materi Praktis dari Praktisi Akademik
Sesi inti workshop dipercayakan kepada Tutik Khoirunnisa, M.Pd., alumni MPAI UIN Jakarta yang kini tengah menempuh program doktoral (S3) Pendidikan Agama Islam di kampus UIN Jakarta. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan manajemen referensi digital, instalasi dan penggunaan aplikasi Mendeley, pengelolaan koleksi referensi, serta pembuatan sitasi dan daftar pustaka secara otomatis. Sesi diakhiri dengan praktik langsung dan tanya jawab interaktif.
“Sitasi manual selain memakan waktu juga sangat rawan kesalahan format. Dengan Mendeley, mahasiswa bisa fokus pada substansi tulisan, bukan terjebak pada teknis penulisan daftar pustaka yang berulang,” jelas Tutik dalam paparannya.
Kegiatan dipandu oleh Alfi Luthfiyah, S.Pd., mahasiswi MPAI yang bertindak sebagai moderator. Selama sesi berlangsung, para peserta tampak aktif mengikuti setiap tahapan panduan narasumber menggunakan laptop masing-masing. Sesi tanya jawab pun berjalan dinamis dengan beragam pertanyaan seputar penggunaan Mendeley dalam berbagai format sitasi akademik.

Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan sertifikat kepada narasumber dan sesi foto bersama seluruh peserta. Melalui workshop ini, Program Studi MPAI FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta berharap seluruh mahasiswa dapat segera mengimplementasikan keterampilan yang diperoleh dalam proses penulisan tesis, disertasi, maupun artikel jurnal ilmiah mereka, sehingga karya yang dihasilkan semakin berkualitas, terstandar, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. (Red. MRS, MPAI)