WUJUD KASIH SAYANG DALAM PRAKTIK SEDEKAH PADA NOVEL JANJI KARYA TERE LIYE
MAHASISWI PAI UIN JAKARTA SUKSES PERTAHANKAN SKRIPSI TENTANG WUJUD KASIH SAYANG DALAM PRAKTIK SEDEKAH PADA NOVEL JANJI KARYA TERE LIYE
Gedung FITK, BERITA FITK Online Ciputat (UIN Jakarta)— Brilliant Leony Syavira seorang Mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, dibawah bimbingan Dr. Rasi’in, M.A, ia berhasil mempertahankan skripsinya dalam sidang munaqosah yang diselenggarakan di ruang sidang fakultas pada Kamis (2/7/2026) pukul 13.00-14.00. Skripsinya yang berjudul “WUJUD KASIH SAYANG DALAM PRAKTIK SEDEKAH PADA NOVEL JANJI KARYA TERE LIYE” dinyatakan layak setelah melalui proses ujian ilmiah yang dihadiri oleh Dr. Hindun, M.Pd, Dr. Dimyati, M.Ag., dan Dr. Ainurrafiq, M.Ag selaku dewan penguji, serta peserta sidang.

Dalam pemaparannya, penulis menjelaskan bahwa penelitian tersebut berangkat dari pentingnya nilai kasih sayang sebagai fondasi kehidupan sosial yang dapat diwujudkan melalui praktik sedekah. Menurutnya, karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang mampu menanamkan nilai-nilai kemanusiaan kepada pembaca.
"Penelitian ini menunjukkan bahwa sedekah tidak hanya dimaknai sebagai pemberian materi, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian, empati, perhatian, perlindungan, serta berbagai bentuk bantuan kepada sesama. Nilai-nilai tersebut direpresentasikan secara kuat dalam novel Janji karya Tere Liye sehingga dapat dijadikan sebagai media pendidikan karakter," Ujar Penulis.
Penelitian tersebut menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data berupa novel Janji karya Tere Liye yang diterbitkan Sabak Grip Nusantara pada tahun 2021. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca dan teknik catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, mendeskripsikan, dan menafsirkan berbagai bentuk kasih sayang yang diwujudkan melalui praktik sedekah dalam novel tersebut.

Hasil penelitian mengungkapkan bahwa praktik sedekah dalam novel Janji merepresentasikan empat bentuk utama kasih sayang, yakni kepedulian, empati, perhatian, dan sikap membantu sesama. Bentuk-bentuk tersebut diwujudkan melalui sedekah materi maupun nonmateri, seperti pemberian makanan, bantuan biaya pengobatan, bantuan tenaga, perlindungan terhadap individu yang mengalami kesulitan, hingga berbagai tindakan sosial lainnya yang bertujuan meringankan beban sesama. Penelitian ini juga menemukan bahwa tindakan sedekah para tokoh didorong oleh motivasi altruisme, kepuasan batin (inner reward), serta motivasi beragama.
Kepala Program Stuid PAI, Dr. Suwendi, M.Ag menyatakan bahwa penelitian ini memiliki relevansi dengan kondisi masyarakat saat ini yang membutuhkan penguatan karakter sosial melalui berbagai media pembelajaran.
"Hasil penelitian ini diharapkan tidak berhenti sebagai karya akademik, tetapi dapat menjadi referensi bagi pendidik maupun masyarakat dalam menanamkan nilai kasih sayang, kepedulian, dan semangat berbagi melalui karya sastra," tuturnya.
Sidang munaqosah berlangsung secara interaktif dengan berbagai pertanyaan, masukan, dan saran dari dewan penguji terkait penguatan analisis, metodologi penelitian, serta implikasi hasil penelitian terhadap pengembangan Pendidikan Agama Islam. Setelah melalui proses ujian dan musyawarah dewan penguji, mahasiswa dinyatakan lulus dan berhasil mempertahankan skripsinya dengan sejumlah perbaikan minor sesuai masukan yang diberikan.
Melalui penelitian tersebut, diharapkan nilai-nilai kasih sayang yang diwujudkan melalui praktik sedekah dalam novel Janji karya Tere Liye dapat menjadi inspirasi dalam membangun karakter peserta didik maupun masyarakat. Temuan penelitian ini juga memperkuat bahwa karya sastra dapat menjadi media edukatif yang efektif dalam menumbuhkan kepedulian sosial, empati, serta semangat berbagi sebagai implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. (red. AYA)
